Penguatan Peran Komite Madrasah /Ihsanuddin


Hotel Harris Surabaya — Kegiatan Penguatan Peran Komite Madrasah digelar pada Rabu–Kamis, 24–25 September 2025 bertempat di Harris Hotel Gubeng, Surabaya. Acara ini diikuti oleh para kepala madrasah serta ketua komite madrasah dari seluruh Jawa Timur, termasuk dari MTsN 10 Jember yang dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah, Ihsanuddin, S.Pd. M.Pd bersama Ketua Komite MTsN 10 Jember, Bapak Bahrul Ulum, S.H., M.Pd.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan sekaligus pengarahan oleh Bapak Sugiyo yang menekankan pentingnya peran strategis komite dalam mendukung kemajuan madrasah. Selanjutnya, hadir pula Bapak Dr. Rahman, S.H. dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang memberikan materi tentang aspek hukum, khususnya terkait pengelolaan dana masyarakat agar berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.

Ketua Panitia, Bapak Samsul (Katim Kelembagaan), menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan:

1. Menyegarkan kembali pemahaman tentang peran komite madrasah sebagaimana diatur dalam PMA 16 Tahun 2020 serta juknis terkait.

2. Menyamakan persepsi agar komite tidak hanya sekadar ada, tetapi benar-benar berfungsi sebagai mitra strategis madrasah.

3. Membekali peserta dengan pengetahuan hukum dalam pengelolaan dana pendidikan.

4. Membentuk Forum Ketua Komite Madrasah Jawa Timur sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan berbagi pengalaman.

Dalam suasana dialogis, para peserta juga diajak untuk berbagi praktik baik dari masing-masing madrasah. Diskusi mengerucut pada pentingnya penyusunan program kerja komite yang transparan, akuntabel, dan dilandasi niat baik, sehingga dapat benar-benar mendukung pembangunan madrasah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi lebih kuat antara kepala madrasah dan komite, demi terwujudnya madrasah yang unggul, mandiri, dan berdaya saing di Jawa Timur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Siswa MTsN 10 Jember Lolos Olimpiade Madrasah Indonesia ke Tingkat Provinsi

Mengapa Sulit Mengajak dalam Pembiasaan Ibadah di Madrasah?/Ihsanuddin

“Kurikulum Berbasis Cinta: Jangan Direduksi Menjadi Sekadar Administrasi” - diambil dari WA group oleh Bapak Zurni ( pokjawas Nasional)